Persian atau pindah Pesangaran

by desaranupane | August 6, 2021

Pada tgl 2 Agustus 2021 telang di segelarakan Adat Tegger, iya itu acara Persian atau juga disebut pindah Pesangaran dari tempat yang lama ke tempat yang baru, Persian dilakukan ketika P.kades Desa yang lama sudah tidak menjabat dan digantikan dengan P.kades yang baru maka Upacara Persian ini harus dilakukan Untuk Memperkenalkan P,kades yang baru Kepada leluhur Tengger, sehinga mendapatkan restu, selain restu dari pemangku adat, tokoh Masyarakat dan Masyarakat Desa, juga dari leluhur atau pendalu yang berjuang untuk Desa

Upaca Persian dilakukan dengan mengunjungi Tempat para leluhur atau Punden seperti, Sanggar Agung, Punden Pendanyangan, Rondo kuning, Tende oker, jedeng banyu, Punden mbuyutan, selain juga memperkenalkan P.kades yang baru juga meminta restu dengan menaburkan bunga (nyekar)Dengan juga diikuti tua-tua,tokoh masyarakat, dan kaur pemerintahan Desa, untuk membangun Desa kedepan lebih baik lagi ,lewat pemerintahan yang baru

Punden pendayangan

Upacara Persian dipimpin lansung oleh Dukun Desa P. dukun Bambang didampingi juga oleh Tokoh adat,tua-tua Desa,kaur Desa,dengan memberikan persembahan atau sesaji dan sari,pencok bakal, pangang ayam,soroh ayu,jambe ayu,gedang ayu dll, sebagai salah satu hormat P.kades dan Masyarakat desa kepada leluhur atau pendahulu yang berjuang untuk kemakmuran Desa. juga menariknya disetiap kunjungan ke punden leluhur juga diadakan perayaan Tandak, sebagai ucapan syukur dan untuk meramekan berjalan nya acara Persian ini

persian ini juga bisa diartikan buang balak atau membersihkan keburukan dalam hidup selama ini sehingga harapan kedepan bisa lebih baik dalam menjalankan dan membangun desa dan dijauhkan dari keburukan dan selalu diberikan kebaikan dan keamanan

setelah melakukan kunjungan ke Punden leluhur dilanjutkan dengan mengunjungi kediaman p.Kades lama Psatumat untuk memindah Pesangaran di tempat yang lama ketempat yang baru, di kediaman P.kades baru sebagai tempat yang baru pesangaran leluhur, dengan tetap didampingi tua-tua,tokoh-tokoh,kaur Desa dan masyarakat dan tetap dengan dipimpin dan dikawal P.dukun Bambang
Pindahnya Pesangaran ke tempat yang baru harus dilakukan dengan mengendong dan dilakukan oleh p.kades baru Untung Raharjo dan ibu kades B.indah , dilakukan dengan berjalan kaki untuk sampai ke tempat yang baru, walaupun tempat yang baru itu jauh, dikarenakan bentuk penghormatan kepada leluhur yang terdahulu. dengan tetap didampingi oleh kepala dukun Desa sebagai pemimpin upacara adat Persian atau pindahnya pesangaran tempat lama ke tempat yang baru

dilanjukan dengan upacara penempatan pesangaran ditempat yang baru, dengan ritual dan dipanjatkan doa oleh ketua dukun Desa p.Bambang dengan disaksikan seluruh Warga Desa , penempatan pesangaran harus ditempatkan ditempat yang tinggi, dan tidak boleh ditempatkan ditempat seperti meja yang lebih rendah dari kita, tapi harus di tempat yang lebih tinggi dari kita , sebagai bentuk hormat dan syukur atas perjuangan leluhur terdahulu
Hong Ulun Basuki Langgeng